Saturday, February 13, 2016

Sistem Reproduksi tidak Subur? Kenali Penyebabnya


Memiliki anak adalah program pasangan suami istri yang baru saja melangsungkan pernikahan untuk menyempurnakan hidupnya, tapi tidak semua pasangan beruntung bisa memiliki momongan dengan mudah, meski sudah menunggu bertahun tahun lamanya.

Salah satu faktor penyebabnya adalah faktor kesehatan reproduksi wanita atau pria tersebut yang tidak subur. Gangguan kesuburan diakibatkan karena berbagai alasan kesehatan dan gaya hidup orang itu sendiri.
Berikut ini beberapa pemicu sebabnya reproduksi anda tidak subur.

1. Siklus Haid Abnormal

Menstruasi yang tidak normal atau abnormal adalah tanda yang mengindikasikan reproduksi anda tidak subur. Siklus haid yang tidak normal biasanya akan memiliki kesulitan dalam menentukan masa subur, sehingga tidak bisa memperhitungkan waktu masa subur yang tepat saat berhubungan intim. Ciri-ciri dari haid abnormal adalah siklus haid terlalu lama hingga 30 hari atau lebih, bisa juga terlalu pendek kurang dari 21 hari. Selain itu juga disertai dengan rasa nyeri yang tidak seperti biasanya.

2. Endometriosis

Endometriosis adalah jaringan rahim yang tumbuh diluar rahim yang mempengaruhi fungsi dari indung telur,rahim dan sperma. Pada kasus ini menyebabkan penderita mengalami nyeri haid dan mengurangi kemungkinan mengalami pembuahan.

3. Penyumbatan Tuba

Penyumbatan tuba disebabkan jaringan tuba yang tumbuh menebal dan pecah selama siklus haid. Jaringan ini tidak memiliki tempat pembuangan yang mengakibatkan semakin lama semakin menumpuk membentuk kista sehingga menghalangi sperma dan ovum ke rahim dan megurangi kesuburan pada wanita. Proses konsepsi menjadi sulit terjadi.

4. Radang panggul

Radang panggul disebabkan infeksi penyakit menular oleh klamidia. Penyakit ini menyebabkan kerusakan pada ovarium, rahim , dan saluran tuba. Gejala yang mungkin dirasakan penderita radang pinggul umumnya merasakan sakit ketika berhubungan, nyeri saat buang air kecil dan merasakan gatal disertai panas pada kelamin.

5. Sindrom Ovarium Polikistik

Yaitu ketidakseimbangan produksi hormon androgen yang mengakibatkan masalah ovulasi dan terganggunya sikluas haid sehingga dapat mempengaruhi tingkat kesuburan.

6. Tiroid tidak Berfungsi

Terganggunya fungsi tiroid yang mempengaruhi ovulasi dan menyebabkan kemandulan. Kasus ini desebabkan karena adanya kelenjar tiroid yang terlalu aktif (hipertitodisme) dan kelenjar tiroid yang tidak aktif (hipotorodisme)

7. Faktor Usia

Wanita memiliki jumlah sel yang semakin menurun seiring bertambahnya usia. Wanita yang memiliki usia diatas 40 tahun memiliki kwalitas jumlah sel yang lebih rendah dan tidak sehat. Pada usia ini pada umumnya mengalami kesulitan untuk hamil selain itu akan memiliki resiko lebih tinggi terjadi keguguran.
Sangat  disarankan untuk merencanakan kehamilan lebih awal.

Ini hanyalah informasi penting untuk anda ketahui sebelum anda memeriksakan diri ke dokter mengenai permasalahan reproduksi anda yang tidak subur. Sangat disarankan untuk memeriksakan lebih lanjut ke dokter spesialis kelamin.






Load disqus comments

0 comments